Post

FESTIVAL PESONA MENTAWAI 2017 DIBUKA

Bupati : Jangan Malu Mempelajari dan Memahami Budaya Mentawai

MC MENTAWAI, - Bupati Kepulauan Mentawai,Yudas Sabaggalet himbau warganya untuk tidak malu mempelajari dan memahami budaya Mentawai. Kata dia, budaya Mentawai merupakan identitas dan salah satu bagian budaya bangsa yang harus dipelajari, dipahami dan dikembangkan.”  budaya Mentawai memiliki berbagai keunikan, budaya Mentawai adalah identitas orang Mentawai dan juga merupakan bagian identitas dari Republik ini, maka saya himbau kepada masyarakat Mentawai dan juga orang lain yang sudah menetap di Mentawai, untuk tidak malu mempelajari,memahami dan ikut mengembangkan budaya Mentawai, “ Kata Yudas saat memberikan sambutan pembukaan Festival Pesona Mentawai (FPM) II-2017 di kawasan pantai Mapadegat-Sipora Utara, Minggu, (01/10).

Yudas menyebutkan, sampai saat ini masih ada beberapa orang diluar Mentawai yang salah dalam memahami budaya Mentawai, seperti budaya atau tradisi mencari kepiting pada bulan purnama atau Muanggau dalam bahasa Mentawai, dikatakan sebagai ajang mencari jodoh atau menjurus kepada kegiatan sek bebas. Padahal kata Yudas, tradisi Muanggau adalah kegiatan tradisi orang Mentawai yang mencerminkan kebersamaan dan gotong royong, karena mereka pada saat malam bulan purnama secara bersama sama mencari anggau atau kepiting khas Mentawai. Kata Yudas dengan adanya kegiatan festival budaya diharapkan akan ada klarifikasi terhadap pandangan yang tidak tepat tersebut terhadap tradisi Mentawai.

Di bagian lain Yudas juga mengapresiasi terselenggaranya Festival Pesona Mentawai tahun ini, meskipun cukup berat, namun dengan adanya kerja keras dari dinas pariwisata dan kebersamaan  dari seluruh OPD maka kegiatan perhelatan budaya Mentawai yang sangat berdampak dalam mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Mentawai ini dapat terlaksana dengan baik, “ kita patut bersyukur, tahun ini kita dapat kembali mengadakan Festival Pesona Mentawai, kegiatan ini tentu sangat berarti dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Mentawai, selain juga yang sudah pasti yaitu terjadinya pergerakkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan ini,” Ujar Yudas

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Mentawai Desti Seminora mengatakan, Festival Pesona Mentawai (FPM) II-2017 yang digelar dari 1-5 Oktober 2017, merupakan perhelatan budaya yang telah menjadi agenda nasional dan dicatat sebagai event budaya Kementrian Pariwisata RI. Kata dia, FPM II-2017 bakal menggelar beberapa kegiatan yang berbeda dibanding dengan penyelenggaraan event serupa yang digelar April 2016 tahun lalu, “ Ada beberapa kegiatan yang baru kita laksanakan pada Festival Pesona Mentawai tahun ini, yaitu seperti lomba foto, lomba merangkai bunga yang dipasang di kepala perempuan Mentawai pada saat ritual atau ogok utek, lomba nyanyi lagu Mentawai tingkat anak-anak dan lomba tari Mentawai untuk anak-anak dan dewasa, “ Kata Desti Seminora

Panitia FPM II-2017 juga akan mengundang perwakilan  siswa-siswi dari tingkat SD sampai SMA khususnya di Tuapejat untuk belajar budaya dan tradisi adat Mentawai yang nantinya langsung disampaikan oleh para  Sikerei, “ pada FPM kali ini, kami juga akan mengajak siswa-siswi dari SD sampai SMA  untuk langsung belajar kepada para Sikere tentang adt dan budaya Mentawai, yang nantinya akan kami rangkum untuk dijadikan dokumen secara tertulis, “ Ujar Desti.

Desti menyebutkan,  FPM II-2017 diikuti oleh 120 orang lebih, utusan dari 10 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Mereka nantinya secara bergantian akan menampilkan atraksi budaya, pameran budaya dan kegiatan seni lainnya. (Dio)

Jurnalis

Author

admin

.