Pegawai Kominfo Mentawai Diajak Bijak Menggunakan Sosmed


Facebook 400 Google Plus 405 Twitter 34

Mentawai, MC - Banyaknya komentar yang berhembus di media sosial terkait peledakan bom di 3 Gereja di Surabaya pada Minggu (13/5/2018) lalu membuat masyarakat resah.

Kepala Bidang Komunikasi Dinas Kominfo Kepulauan Mentawai Yunita Sari saat memberikan arahan pada apel pegawai Senin, (14/5/2018) meminta seluruh ASN dan Tenaga Kontrak di lingkungan Dinas Kominfo agar tidak mudah terprovokasi oleh komentar dari akun media sosial yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

“saya mingimbau kepada rekan-rekan Kominfo agar tidak terprovokasi dengan kejadian pengeboman Gereja yang terjadi di Surabaya kemaren. Mari kita hindari hal-hal yang dapat menimbulkan perselisihan. Terutama menyangkut masalah Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA). Jaga kerukunan antar umat beragama, persatuan, kesatuan” katanya.

Lebih lanjut Yuni menuturkan seluruh pegawai Kominfo harus menjadi penetralisir keadaan dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di tengah - tengah masyarakat.

Yuni menegaskan kehidupan aman dan damai dalam lingkungan masyarakat merupakan dambaan semua orang. Dengan kondisi demikian, segala aktivitas masyarakat akan mudah dan nyaman dilakukan. Pada akhirnya tentu kesejahteraan masyarakat itu sendiri akan tercipta dalam lingkungan yang aman dan tenang.

Ia pun mengimbau kepada seluruh pegawai Kominfo, harus bijak menggunakan media sosial serta dijadikan sebagai ajang edukasi yang sifatnya juga bisa berdampak pada kesejahteraan, kerukunan, ketentraman, persatuan dan kesatuan.

Sebab, peran media sosial saat ini tidak lagi sekedar menghubungkan antara orang satu dengan lainnya, tetapi juga bisa dijadikan sebagai sarana untuk memasarkan produk yang bisa bernilai ekonomi.(Nbl)

Mengenai Penulis

Author

Admin