53 Surfer Berlaga Bupati Cup Competition Surfing Series Mentawai 2018


Facebook 400 Google Plus 405 Twitter 34

Mentawai, MC — Bupati Cup competition surfing series Mentawai 2018 di Malakopa Kecamatan Pagai Selatan diikuti sebanyak 53 pesurfer lokal. Diantaranya peselancar pemula atau anak-anak sebanyak 15 orang dan tingkat Open atau Dewasa sebanyak 38 orang.

Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake memberikan support untuk menyemangati para pemuda Mentawai untuk giat berlatih surfing dan mampu bersaing di kompetisi surfing tingkat Nasional maupun internasional.

Ia mengajak masyarakat setempat untuk menjadi pelaku usaha dalam bidang kepariwisataan dan bisa menjaga citra wisata Mentawai dengan baik misalnya dengan bersikap ramah pada wisatawan, menjaga keamanannya dan menjaga lingkungan dari sampah.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Mentawai Desti Seminora mengatakan Lima orang diatara seluruh peserta selancar merupakan peselancar luar Daerah Kepulauan Mentawai yaitu tiga orang dari Bengkulu dan dua orang dari Padang. Dimana kompetisi tersebut nantinya akan merebut piala Bupati dan uang tunai jutaan rupiah dengan total hadiah Rp 30 juta rupiah.

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake pada Rabu sore 27 Juni 2018 itu, disambut baik oleh warga setempat, dimana para penakluk ombak mulai berlaga pada 28—29 Juni 2018.

Desti Seminora mengucapkan terima kasih kepada komunitas surfing Ag'gau Board Riders yang membantu mengorganisir kegiatan tersebut dengan baik. Ia berharap ke depan pemuda Desa Malakopa bisa membentuk komunitas surfing sendiri dan bisa menyelenggarakan kegiatan kontes surfing di wilayah nya sendiri.

Ia menyebutkan kegiatan tersebut merupakan momen untuk mengedukasi pemuda surfing lokal untuk menyelenggarakan kegiatan lomba surfing "Kegiata ini kita laksanakan di Malakopa untuk mengedukasi pemuda dan masyarakat setempat untuk bisa mengadakan event competition surfing sendiri pada momen kompetisi surfing berikutnya," paparnya

Selanjutnya ia mengatakan bahwa Desa Malakopa kedepan akan dijadikan sebagai Destinasi wisata bahari, disana memiliki sejumlah tempat yang bisa dinikmati seperti wisata air terjun, Goa di tepi pantai dan wisata surfing dengan ombak berkelas dunia.

"Untuk menjadi Malakopa sebagai Desa Wisata perlu ada sinergitas dengan instansi pemerintah lainnya yang berhubungan dengan sarana dan prasarana, misalnya jalan yang harus dibenahi, listrik dan air bersih, " Ungkapnya

Desa Malakopa sendiri merupakan pusat Kecamatan Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai dan saat ini jaringan telpon seluler sudah mulai memadai, hanya saja jaringan  internet perlu ditingkatkan untuk menjadi daerah tersebut sebagai Destinasi wisata.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ny.Imeria Kortanius, Kepala Bidang Pemasaran Disparpora Provinsi Sumatera Barat, Kasat Pol Air Polres Mentawai IPTU Budi Setiawan, Kadis PUPR Ir.Elfi, Kasubag Umum Kecamatan Pagai Selatan Sahad Pamuntang, Kepala Desa Malakopa Sudirman Sababalat, seluruh peserta surfing dan masyarakat setempat. (Red)

 

Mengenai Penulis

Author

Admin