Pemkab Mentawai Tata Kembali Tarif Upah Buruh Di Pelabuhan Tuapejat


Facebook 400 Google Plus 405 Twitter 34

Mentawai, MC_ Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menggelar Rapat koordinasi dengan pihak Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan para pengusaha terkait Finalisasi Draf penetapan upah buruh di pelabuhan Tuapeijat, Rabu lalu, (30/05) di Aula Sekretariat Bupati Mentawai.
Dalam diskusi tersebut mencuat berbagai macam persoalan bongkar muat di pelabuhan Tuapejat, salah satunya pihak buruh masih memungut upah pada pemilik truk barang di atas kapal.
Ketua Koperasi Persatuan Buruh Pelabuhan Tuapejat Pember mengatakan pihaknya memungut upah, karena telah memberikan jasa dalam hal menyingkirkan barang curah yang menghalangi kendaraan truk barang keluar dari kapal.
"Kadangkan ada pemilik barang curah yang datangnya kesiangan, sehingga menghambat jalannya truk barang, makanya kami geser barang tersebut, dengan dasar itu kami minta upah, " Ungkapnya
Elisa Siriparang Kepala Dinas Koperindag Mentawai dengan tegas mengatakan bahwa pemungutan tersebut tidak boleh dilakukan, karena mengarah pada praktik Pungli.
"Penguatan ini (truk barang-red) yang tidak boleh dilakukan, karena mengarah kepada pemungutan liar yang dilakukan oleh pihak buruh, kan buruh tidak memberikan jasanya, truk dengan sendirinya bisa keluar dari atas kapal, " Papar
Sementara itu Asisten II Bupati Mentawai Bidang Ekonomi dan Pembangunan menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam menata ulang tarif jasa buruh di pelabuhan Tuapejat.
"Disini kita membandingkan upah buruh di pelabuhan Muara Padang, Bungus dan Pelabuhan Tuapejat, seterusnya mengambil rata-ratanya untuk disepakati dan dimasukkan ke dalam draf tarif upah buruh, " Ungkapnya
Dalam rapat tersebut juga hadir Kepala Dinas Perhubungan Mentawai Edi Sukarni, Danlanal Mentawai Letkol Laut Anis Munandar, Kasdim 0319 Mentawai Mayor Czi Purwadi , Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sahad Pardamaian, Perwakilan Polres Mentawai, Sejumlah pengusaha dan Pihak Buruh. (Red)

 

Mengenai Penulis

Author

Admin