YSKI Sosialisasikan Deteksi Dini Kanker Di Dinas Kominfo Mentawai


Facebook 400 Google Plus 405 Twitter 34

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT - Meningkatnya jumlah penderita Kanker  di Indonesia menunjukkan bahwa masyarakat kurang memahami apa itu Kanker dan bagaimana mengenali serta pencegahannya.

Meminimalisir terjadinya kanker di Kepulauan Mentawai,  Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) menggelar sosialisasi kanker kepada seluruh staf  Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Mentawai   Rabu, (20/3).

Salah satu pemateri dari YSKI, Ranti   mengatakan, kegiatan tersebut guna promosi dan edukasi mengenai penyakit kanker kepada ASN dan tenaga kontrak Diskominfo.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran audiens tentang kanker "katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, penyakit kanker seperti kanker serviks khusus yang menyerang perempuan dapat ditekan dengan melakukan upaya pencegahan dengan melakukan imunisasi vaksin HPV (Human Papiloma Virus) dan melakukan deteksi dini dengan melakukan pemeriksaan Pap Smear.

“kita harus tahu bahaya kanker serviks, deteksi dini merupakan cara terbaik untuk mencegah kanker serviks berkembang lebih parah, semakin cepat ditemukan kasus semakin cepat penanganannya “ ujarnya.

Menurutnya, penyakit kanker merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan adanya sel abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat tidak terkendali dan dapat menyebar ke tempat lain dalam tubuh penderita.

Penyakit kanker merupakan penyakit dengan karakteristik adanya gangguan atau kegagalan mekanisme pengaturan multiplikasi pada organisme multiseluler sehingga terjadi perubahan perilaku sel yang tidak terkontrol.

Kanker dapat menimpa semua orang, pada setiap bagian tubuh, dan pada semua gologan umur, namun lebih sering menimpa orang yang berusia 40 tahun.

"Umumnya sebelum kanker meluas atau merusak jaringan di sekitarnya, penderita tidak merasakan adanya keluhan ataupun gejala. Bila sudah ada keluhan atau gejala, biasanya penyakitnya sudah lanjut. Hal ini biasanya menimpa usia 40 tahun" jelasnya.

Ranti juga menuturkan 4 cara mencegah risiko terkena kanker yakni, konsumsi makanan  sehat, berolahraga secara teratur,  menjauhi alkohol, menghindari kebiasaan merokok, menghindari makanan berlemak serta makan makanan kaya serat dan antioksidan.

Lanjutnya, terbatasnya pengetahuan masyarakat dan kesadaran khususnya perempuan tentang bahaya  kanker serviks menyebabkan kaum hawa banyak meregang nyawa. Kanker serviks sendiri diketahui merupakan pembunuh wanita tersebar di dunia. (Nbl)

Mengenai Penulis

Author

Admin