Usai Dilantik Menjadi Ka. Mabicab, Ini Harapan Bupati Mentawai Untuk Gerakan Pramuka


Facebook 400 Google Plus 405 Twitter 34

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT — Kekayaan potensi alam yang dianugerahi Sang Pencipta yang terbentang luas di Kepulauan Mentawai yang dijuluki Bumi Sikerei ini agaknya berbanding terbalik dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, buktinya sejumlah pengusaha baik pariwisata dan perdagangan masih dilakukan oleh orang luar.

Untuk itu Ketua Majelis Pembimbing (Ka.Mabicab) yang merupakan Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet usai dirinya dilantik menjadi oleh Ka. Kwarda 03 Sumbar dalam hal ini wakil gubernur Sumbar Nasrul Abit, Pada Senin (14 /1) di Aula Kantor Bupati Mentawai, menyampaikan harapannya terkait gerakan anggota pramuka untuk turut ikut berperan dalam hal mengubah pola pikir dan meningkatkan daya juang sehingga generasi muda ke depan lebih semangat lagi.

"Kalau generasi muda sudah merubah pola pikir dan bertekad untuk maju, maka yakinlah akan mampu mengurangi angka kemiskinan, karena kita kaya akan potensi alam, sudah didepan kita potensi pariwisata, laut kita belum bisa digarap, mungkin karena ketidak tahun dan sebagainya, yang masih kurang itu Mentalitas, misalnya sifat pesismis dan lainnya, ini yang perlu diubah, " ungkapnya

Sementara itu berdasar data statistik angka kemiskinan di Mentawai saat ini berada di angka 14,60 an, angka ini tertinggi di Sumatera Barat, sedangkan angka pengangguran lebih rendah dari Sumatera Barat, dimana hironisnya disaat angka pengangguran rendah justru kemiskinan tinggi, kata Yudas jika angka pengangguran rendah"Sekarang kita di Mentawai masih bekerja hanya sebatas untuk makan, belum berfikir peluang usaha yang menghasilkan uang, yang mampu meningkatkan ekonomi, kuncinya ada pada generasi muda," timpalnya

Selanjutnya ia juga menekankan kepada para pengurus dan kakak-kakak pembina agar memberikan pembinaan terbaik bagi generasi muda Mentawai, mendidik disiplin, cinta terhadap negara, dan tetap memegang teguh ideologi pancasila.

"Sekarang gugusan depan itu kebanyakan di tingkat SMA di SD belum begitu banyak, jadi perlu yang namanya kegiatan ekstra kulikuler, Jangan sampai ada generasi setelah besar tidak tau lambang negara nya, kemudian membentuk kelompok dengan ideologi lain selain pancasila yang ada akan  merusak keutuhan bangsa ini, " tuturnya.

Ia menargetkan dimasa periode kepemimpinan nya yang kedua ini Yudas bertekad akan membangun tempat perkemahan besar, sehingga Jammbore Pramuka Se-Sumatera Barat bisa dilakukan di Kepulauan Mentawai,"Sekarang kita akan mempersiapkan lokasi minimal 5 hektare, tujuan kita untuk meramaikan daerah kita, sehingga perputaran uang terjadi di Mentawai, begitu juga pembinaan tidak harus di luar Mentawai, tetapi pelatihnya kita bawa ke sini," pungkasnya. (rd)

 

Mengenai Penulis

Author

Admin