Warga Desa Tuapeijat Masih Menanti Penyaluran Tahap Tiga BST

Oleh : Kominfo Mentawai | 29 Jun 2020 | 20:02:41 WIB | Dilihat : 215 Kali
Warga Desa Tuapeijat Masih Menanti Penyaluran Tahap Tiga BST

Keterangan Gambar : fhoto ilustrasi


mentawaikab.go.id_Tupejat - Penyaluran bantuan sosial tunai selama tiga bulan pada masa pandemi COvid-19 di desa Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara telah disalurkan secara bertahap oleh pihak desa dan PT.Pos.
Masyarakat yang sudah terdaftar dan memenuhi kriteria, datang ke kantor pos dengan membawa KTP dan KK.

"prosedur pengambilan dana bantuan boleh diwakili keluarga inti yang ada namanya di dalam KK atau diwakili orang lain di luar KK dengan menggunakan surat kuasa dan harus diketahui Kepala Desa," kata Nurhamzah ketua Tim penyaluran bantuan sosial tunai dari PT.Pos di Tuapeijat.

Ia mengatakan bahwa penyaluran BST terkendala adanya penerima double.

"Ada yang mendapatkan dari Dinas Provinsi dan Kemensos. Jadi, uangnya kita kembalikan tidak jadi diberikan.Uangnya  belum disalurkan dan masih kita tahan. kalau tidak ada perintah dari Dinas Provinsi kita kembalikan ke Provinsi," paparnya.

Penyaluran dari PT.Pos sendiri dibagi beberapa tim pada setiap kecamatan.

Selanjutnya,Kepala Desa Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara, Pusuibiat T. Oinan menyebutkan bahwa penyaluran bantuan sosial tunai (BST) kepada warga sudah disalurkan dua tahap, baik itu bantuan dari Dana Desa, Kemensos dan Provinsi.

"Semua berjalan baik namun masih ada warga kita yang belum sempat mengambil dari ketiga sumber bantuan tersebut," kata Pusuibiat, Rabu (17/6/2020).

Ia menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pos dan masyarakat bisa mengambilnya pada gelombang ketiga nanti.

"Jadwalnya kita belum tau pasti, namun mereka pasti akan menerima dan tempatnya tetap di Pos," imbuhnya.

Sementara pembagian bantuan dari dana desa, kata Pusuibiat, bagi warga difabel penyalurannya secara door to door.

BST dari dana desa juga baru melalui dua tahap, tinggal tahap ketiga menyusul.

Adapun akumulasi jumlah warga desa Tuapejat penerima bantuan provinsi 502 orang, Kemensos 226 orang, dan
193 orang dari Dana Desa.

"Ada beberapa kendala di desa, karena Tuapejat masyarakatnya heterogen. Jadi setelah pihak dusun mendata warga kembali, ada yang menerima di daerah asalnya. Jadi bantuan tersebut dikembalikan dan diberikan kepada yang tidak terdata sebelumnya yang bisa digantikan. Kita mengimbau agar BSR  dipergunakan semaksimal mungkin untuk kebutuhan keluarga," pungkasnya.(KS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment