Ribuan Ekor Babi Mati Di Mentawai Akibat Serangan Virus ASF

Oleh : Kominfo Mentawai | 17 Mar 2020 | 16:00:11 WIB | Dilihat : 402 Kali
Ribuan Ekor Babi Mati Di Mentawai Akibat Serangan Virus ASF

Keterangan Gambar : Tim medik veteriner Dispangtan Mentawai menyemprot desinfektan pada kandang-kandang babi


mentawaikab.go.id_TUAPEIJAT  -
Sekitar 7.500 ekor babi hasil ternak di pulau Sipora  Kabupaten  Mentawai mati akibat serangan virus African Swine Fever (ASF).

Kepala dinas ketahanan pangan dan pertanian Mentawai, Hatisama Hura memastikan hal itu berdasarkan hasil analisis medik  balai veteriner di Bukit tinggi Sumbar beberapa waktu lalu.

Hura menyebutkan,  kematian ribuan ekor babi tersebut tidaklah  mendadak, atau sekaligus mati, namun  ada gejala seperti bintik merah di sekitar telinga dan perut, lemas, tidak mampu berdiri, dan tidak mau makan, dan akhirnya  mati dalam kurun satu sampai empat hari.

Atas kejadian itu, Hura menghimbau kepada masyarakat terutama para peternak babi  agar menjaga sanitasi dan kebersihan lingkungan kandang, jika sudah mati, sebaiknya dikubur atau dibakar.

"Kalau babi sudah terindikasi sakit, maka dipotong lalu dibagi-bagikan karena ASF tidak bersifat zoonosis atau tidak memberi penularan penyakit pada manusia, kebanyakan kalau sudah mati dikubur atau dibakar tidak dibuang sembarangan," kata Hatisama.

Pemerintah Mentawai, kata Hura juga sudah keluarkan surat edaran kepada warga untuk tidak membawa ternak babi dari pulau Sipora ke pulau lain, untuk menghindari penularan virus asf itu.

Berdasarkan data yang dihimpun, ada
4.364 ekor babi mati terinfeksi virus ASF di 5 desa dari 7 desa kecamatan Sipora selatan dan 3.136 di di 5 desa dari 6 desa kecamatan Sipora utara.

Adanya serangan virus ASF yang merugikan para peternak di Mentawai, kata Hura juga mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dengan adanya bantuan obat-obatan seperti antibiotik, vitamin, dan desinfektan, dan pihak Dispangta. Mentawai telah melakukan penyemprotan desinfektan pada kandang-kandang dan injeksi vitamin serta antibiotik pada babi untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. (KS)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment