POLRES DAN FORKOPIMDA MENTAWAI CEK KESIAPAN KAPAL JELANG MUDIK NATAL 2019

Oleh : suardi santo | 21 Des 2019 | 07:57:14 WIB | Dilihat : 265 Kali
POLRES DAN FORKOPIMDA MENTAWAI CEK KESIAPAN KAPAL JELANG MUDIK NATAL 2019

Keterangan Gambar : Wakapolres Mentawai, Kompol Maman Rosadi saat mengecek ruang kemudi kapal Mentawai Fast di dermaga Tuapeijat


Mentawaikab.go.id_TUAPEIJAT - Polres Kepulauan Mentawai bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) daerah setempat melakukan pengecekan standar dan kelayakan alat angkut kapal seperti kapal Gambolo milik ASDP,  dan kapal cepat  Mentawai fast milik swasta di  dermaga  Tuapeijat, Sipora Utara.

Wakapolres Mentawai, Kompol Maman Rosadi menyebutkan pengecekan terhadap kapal-kapal di dermaga  Tuapeijat itu dilakukan dalam rangka melihat secara langsung kelayakan kapal dalam menghadapi lonjakan penumpang pada libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, selain juga dalam rangka pelaksanaan  Operasi Lilin Singgalang 2019.

"Kita berharap perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 aman terkendali sehingga kita cegah dari hal-hal merugikan masyarakat penumoang dengan pengecekan tadi, " Ujar Wakapolres Mentawai, Kompol Maman Rosadi usai pemeriksaan kapal bersama unsur Forkopimda di dermaga Tuapeijat, Jumat (20/12).

Maman Rosadi juga menegaskan, jika pada hari H terjadi lonjakan penumpang sehingga  terjadi kelebihan kapasitas atau penumpang membludak, maka  pihaknya akan menginstruksikan diturunkannya penumpang dari unsur TNI, Polri, dan PNS, sehingga masyarakat umum bisa  merasa aman dan nyaman dalam pelayarannya.

Sementara, Kepala kantor SAR kelas B Kepulauan Mentawai, Akmal mengatakan  dari hasil pengecekan yang dilakukan, ada empat  hal yang menjadi perhatian petugas kapal yaitu kesiapan navigasi, peralatan komunikasi, peralatan safety, dan jumlah angkutan tidak melebihi kapasitas.

"Kita cek emergency position indicating radio beacon (EPIRB) alat emergency jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti terbentur, tenggelam, terbakar, dan jika ditekan dalam keadaan darurat maka akan memancarkan sinyal emergency dan Basarnas sudah mengetahuinya," kata Akmal.

Dari pemeriksaan, kata Akmal kondisi EPIRB dalam keadaan bagus dan ia menyarankan jika kapal belum meregistrasi EPIRB di Basarnas agar mendaftarkannya secara gratis. 

Akmal menambahkan, pengecekan terhadap kelengkapan kapal seperti peralatan safety yang antara lain meliputi  life jacket atau jaket penolong, liferaft atau rakit penolong, dan  peralatan komunikasi secara umum lengkap dimiliki dan masih berfungsi secara baik.
(KS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment