P2TP2A Berperan Menangani Kasus Perempuan dan Anak

Oleh : Kominfo Mentawai | 30 Jul 2020 | 16:35:29 WIB | Dilihat : 78 Kali
P2TP2A Berperan Menangani Kasus Perempuan dan Anak

Keterangan Gambar : Foto ilustrasi


mentawaikab.go.id_Tuapejat – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang dibentuk Pemkab Mentawai bersama Organisasi Masyarakat memiliki peran penting dalam perlindungan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Mentawai.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Martinus D saat membuka rapat pembentukan Pengurus Organisasi atau lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di aula Sekretariat Kantor Bupati KM. Tuapeijat Senin (27/07/2020).

Menurut Martinus, dengan keberadaan P2TP2A bisa mengatasi kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, oleh karena itu pemerintah mendukung serta memperkuat lembaga ini, tupoksi yang ada harus dipahami betul para pengurus, dan dinas sosial harus mempersiapkan konsepnya seperti apa, sosialisasi bagaimana agar penanganan tepat sasaran.

“Kita harapkan kasus kekerasan yang dapat diatasi, dan Pemerintah melalui Bupati mendukung penuh pembentukan lembaga ini, " ujarnya

Persoalan kekerasan  perempuan dan anak merupakan hal sensitif, karena sering korban mengalami trauma yang berkepanjangan, untuk itu  kata Martinus perlu penangan khusus.

Jelas dia, lembaga yang dibentuk ini memiliki peran dalam upaya pencegahan, pelayanan dan rehabilitasi. Tugas pencegahan meliputi kegiatan sosialisasi, advokasi, penyuluhan dan publikasi. Tugas pelayanan yang dilakukan adalah kesehatan, hukum, bimbingan dan konseling.

Sementara tugas rehabilitasi adalah pendampingan psikologis, mental dan sosial. Untuk itu, personil yang dipercayakan untuk memenuhi formasi P2TP2A.

“Personel di lembaga ini perlu memiliki minat dalam pelayanan kepada kebutuhan perempuan dan anak, berjiwa sosial dan jangan hanya sebatas nama, " pungkas  Martinus(SS).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment