Mencicipi Gurihnya \" Sagu Kapurut \" Makanan Khas Mentawai

Oleh : Suardi Santo | 28 Jun 2019 | 13:57:13 WIB | Dilihat : 182 Kali
Mencicipi Gurihnya \" Sagu Kapurut \" Makanan Khas Mentawai

Keterangan Gambar : Sagu Kapupurut, Makanan Tradisional Khas Mentawai


mentawaikab.go.id_Sagu Kapurut merupakan salah satu nama makanan tradisional khas Mentawai. Sagu Kapurut ini biasanya dimasak dengan cara dibungkus dengan daun sagu.

Di kalangan masyarakat Mentawai, panganan ini sudah cukup dikenal, dan tidaklah asing lagi, karena makanan ini sering disajikan pada setiap acara adat, ataupun pada acara-acara resmi seperti halnya pada acara Festival Pesona Mentawai (FPM) 2019 yang digelar dari 28 Juni - 1 Juli 2019 di kawasan pantai wisata Mapadegat- Sipora Utara aroma Sagu Kapurut itu sudah terasa.

Salah satu stand milik As Sabettiale (42) yang hadir ikut memeriahkan FPM 2019 juga menyajikan makanan khas ini.

Saat saya berkunjung ke standnya yang didirikan dengan sangat sederhana, Sabettiale bercerita bahwa ia sengaja membuat sagu kapurut, karena memang banyak pengunjung yang mencari sagu kapurut, bahkan sagu yang ia buat dengan dicampur santan kelapa,daun kunyit, sedikit irisan bawang dan biasa disantap dengan ikan rebus ini terasa lebih nikmat dan gurih. Itulah mungkin yang selalu dicari para pelanggan untuk menyantap makanan khas itu, pada setiap Sabettiale membuka lapak dagangannya.

“Saya masak tadi lumayan banyak sih, karena sudah ada yang beli makanya tinggal segini lagi. Kalau yang ini saya kasih kelapa, supaya gurih rasanya”, kata As saat saya sambangi di standnya, Kamis (27/6).

As bertutur, dia selalu menyediakan makanan tradisional khas Mentawai pada setiap kegiatan. Selain sagu
kapurut dan ikan rebus, As juga memasak Subbet, Batra, Kepiting, dan masih banyak lagi makanan khas Mentawai lainnya.

As mengaku pada setiap berdagang pada kegiatan budaya seperti acara Festival Pesona Mentawai dia selalu menyajikan berbagai makanan tradisional khas Mentawai, karena memang banyak peminatnya, kalau masakan yang lain atau kue- kue lainnya biasanya kurang laku.

“Kalau masak makanan biasa, kadang tidak ada yang beli, tapi kalau makanan khas Mentawai, ini kan jarang dan unik, selain itu ada juga pendatang yang penasaran makanan khas Mentawai itu seperti apa, jadi kalau mereka cari kita ada disini”, ungkapnya.

Untuk sagu kapurut satu porsi ia menjual seharga Rp20.000, ada sagunya dan lauk-pauknya. Meski harga standar namun jika dinikmati akan menambah kepuasan tersendiri, dan pasti ingin menambah lagi.

Saat mengakhiri perbincangan Sabettiale memberikan sedikit resep tentang cara memasak sagu kapurut agar terasa lebih enak.

" Kalau masak sagu seperti ini, apinya harus sedang dan jangan terlalu panas, dimasak agak lama. Pasti nanti rasanya gurih, " pungkasnya (Str)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment