Listrik Sering Padam Mendadak Di Sipora, Ternyata Ini Penyebabnya

Oleh : Kominfo Mentawai | 19 Mar 2020 | 12:07:55 WIB | Dilihat : 357 Kali
Listrik Sering Padam Mendadak Di Sipora, Ternyata Ini Penyebabnya

Keterangan Gambar : Ilustrasi (foto:internet)


mentawaikab.go.id_TUAPEIJAT - Padamnya aliran listrik yang acap terjadi di wilayah Sipora sempat meresahkan masyarakat.

Seperti yang dituturkan Ida (34) seorang ibu rumah tangga warga Tuapeijat. Dia menyebutkan dengan sering padamnya listrik secara tiba-tiba diyakini bisa merusakan alat-alat elektronik yang ada.
" iya kalau tiba-tiba matinya dan sering, bisa itu tv rusak," keluh  Ida

Menanggapi keluhan warga, Manager PLN unit layanan pelanggan (ULP) Tuapeijat Rafi Fernandes mengatakan bahwa pemadaman listrik ada yang resmi dilakukan oleh PLN karena ada pekerjaan dan tidak pernah memadamkan pada malam hari kecuali kondisi emergency ketika ada laporan.

"Pemadaman yang terjadi di luar jadwal yang kita berikan, murni karena ada gangguan sistem kelistrikan kita," ungkap Rafi.

Ia memaparkan bahwa ada dua sistem yang dilakukan pengawasan pengoperasian diantaranya, sistem kelistrikan di mesin PLTD sebagai pembangkit dan produksi listrik, dan sistem di jaringan listrik.

Lebih lanjut Rafi menerangkan bahwa
faktor penyebab awalnya  yaitu ketika terjadi badai besar pada 29/1/2020 sehingga lampu padam cukup lama.

"Badai mengakibatkan beberapa tiang listrik roboh dan pohon tumbang hingga di wilayah yang kebanjiran sehingga proteksi mesin collapse dan sedikit perlu perbaikan," imbuhnya.

Rafi menerangkan bahwa dari 8 unit mesin yang ada, dua unit mesin tidak dapat dioperasikan sama sekali dan sampai saat ini masih dalam proses perawatan.

Sementara dalam sehari, kata Rafi, mesin yang menyala harus 4 hingga 5 unit dan itupun dalam kondisi pas-pasan karena beban overload dari Km.0 hingga Katiet.

Kemudian, lanjut Rafi, satu unit peralatan mesin dikirim ke Siberut karena mesin utama di sana mengalami gangguan berat dimana pada 6/3/2020 Siberut padam total selama kurang lebih 4 hari.

"Kita punya 5 mesin yang siap dioperasikan. Ketika salah satu dari 5 mesin terganggu, ini yang kita rasakan belakangan ini. Tiba-tiba mati mendadak karena kelebihan beban, apalagi terjadi gangguan pada jaringan," ungkapnya.

Selanjutnya, saat 5 unit mesin dioperasikan dan ada gangguan jaringan karena ada dahan kayu yang roboh/ ditebang, tidak hanya jaringan yang terganggu namun berefek pada mesin.

Ia berharap bagi masyarakat agar tetap berkoordinasi dengan PLN  jika melakukan penebangan atau pemotongan pohon di sekitar jaringan serta tidak melakukan aktivitas atau pemotongan dahan di dekat jaringan PLN.

Pihak PLN secara rutin tetap melakukan pemangkasan ranting, namun ketika petugas PLN datang masih ada masyarakat yang belum mengizinkan, sehingga tertunda.

Efeknya, ketika  ranting jatuh menimpa jaringan akibat angin, proteksinya langsung membuat aliran padam. Jika tidak, bisa terjadi ledakan.

Rafi juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak menanam pohon produktif di sekitar jaringan PLN sekira sekira 2,5 meter pada sisi kiri dan kanan.

Meskipun pohon tinggi, juga bisa mengganggu jaringan karena ada binatang lewat menuju pohon tersebut yang menyebabkan terjadi ledakan pada tegangan 20.000 volt yang rentan.
Sementara terkait dua unit mesin yang rusak, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan unit pelaksana pelayanan pelanggan (UP3) Padang  untuk perbaikan dan mudah-mudahan pada juni sudah normal kembali.

Ia juga berharap agar masyarakat tetap membayar tagihan listrik tepat waktu demi kesinambungan listrik PLN.
(KS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment