Langgar PSBB, 6 Orang Petani Di Sipora Dihukum Ringan

Oleh : Kominfo Mentawai | 22 Mei 2020 | 09:10:09 WIB | Dilihat : 648 Kali
Langgar PSBB, 6 Orang Petani Di Sipora Dihukum Ringan

Keterangan Gambar : Para pelanggar PSBB saat dihukum push up


mentawaikab.go.id_ SIOBAN- Langgar peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), 6 orang warga Desa Nemnem Leleu, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai diamankan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Sipora.

Enam orang warga tersebut adalah Legion Sababalat (38) Rudol Virgo Sarebu (35), Nurlian Simangilailai (37),  Rustam Saogo (44),  Bilson Marbun (48), dan Amos Samaloisa (42), dengan profesi sebagai petani di daerah setempat.

Kapolsek Sipora Iptu Donny Putra, mengatakan keenam pelaku pelanggar PSBB tersebut diamankan saat sedang asyik main domino di salah satu kedai tanpa mengindahkan protokol Kesehatan, seperti memakai masker dan jaga jarak, serta melibatkan keramaian, tanpa memperhatikan himbauan Pemerintah dalam masa PSBB dan maklumat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) dalam memutus mata rantai penyebaran coronavirus disease 2019 (covid-9) di tengah masyarakat.

"Awalnya kita sedang melakukan patroli, sekira pukul 11.30 WIB kita mengarah ke arah Desa Mara dan kita lanjutkan ke Desa Nemnem Leleu, lalu pada saat berada di Dusun Nemnemleleu Tengah Desa Nemnemleleu didapat informasi bahwa ada sekelompok pemuda sedang asyik bermain domino di sebuah kedai dan tidak mau dilarang sehingga mendapat kabar, kita langsung menuju kedai yg dimaksud yang berada di Dusun Nemnemleleu Tengah," Katanya, Kamis (21/5/2020) melalui WA.

Ia juga menyampaikan keenam orang tersebut langsung digiring ke Mako Polsek Sipora dengan menggunakan mobil Bumdes Desa Nemnem Leleu, sesampainya di Polsek Sipora, tindakan yang dilakukan yaitu berupa tindakan fisik berupa Push Up, menyanyikan lagu Indonesia Raya, hormat bendera, latihan baris berbaris, dan membuat surat pernyataan.

"Tujuan diberi tindakan adalah untuk meningkatkan kembali rasa Nasionalisme karena mereka tidak mengindahkan himbauan pemerintah dlm masa PSBB namun personil Polsek Sipora tetap konsisten dalam menindak setiap pelanggaran PSBB. Setelah kita melakukan penindakan, kita juga langsung memberikan masker yang kita pasangkan langsung oleh Kapolsek, bersama Kepala Desa Nemnem Leleu," Kata Donny.

Sementara pemilik kedai di berikan teguran lisan agar tidak lagi menyediakan permainan domino atau apa pun yang dapat menyebabkan berkumpulnya orang ramai. (Str).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment