KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI

MUSARA KASIMAERU

HOME DAERAH Ekonomi

  • 15-December-2016
  •  
  • 15:57:38
  •  

WARGA DESA SINAKA KELUHKAN LIMBAH BATU BARA

Warga Desa Sinaka Keluhkan Limbah Batu Bara

MC Mentawai – Kawasan perairan Desa Sinaka Kecamatan Pagai Selatan tercemar dengan banyaknya ponton yang memuat batu bara mengapung di kawasan itu.

Tarsan Saleleubaja’ (50 Tahun), seorang waga Desa Sinaka Rabu (7/12) mengatakan, batu bara yang diduga milik PT. Injatama itu telah mengotori pantai sejak dua tahun terakhir.

Menurutnya, sejak dua tahun terakhir kawasan teluk desa Sinaka dijadikan sebagai areal transit batu bara yang mengapung di pantai di kawasan itu sangat menggangu kenyamanan nelayan setempat dalam melakukan aktifitasnya.

“ini sangat mengganggu aktifitas warga yang mencari nafkah di laut” tuturnya dengan nada kesal.

Dia juga mengatakan, meski kondisi itu telah berlangsung selama dua tahun terakhir, namun belum ada upaya pemerintah setempat untuk melakukan pencegahan dari aktifitas yang merugikan masyarakat.

Tarsan pun berharap pihak terkait bertanggung jawab terhadap limbah batu bara tersebut.

"kami berharap pihak terkait betanggung jawab dan berharap mereka tidak melakukan transit di areal ini" harapnya.

Sementara Camat Pagai Selatan Rahmat Jaya saat dimintai keterangan mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan terkait. Dan alasan mereka telah mendapatkan izin aktifitas transit dari Pemerintah pusat.

“kita sebelumnya sudah melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan dan alasan mereka sudah mendapatkan izin dari pemerintah pusat” jelasnya.

Ia dan masyarakat setempat sudah berusaha keras serta sudah meminta Pemerintah Daerah Mentawai supaya mengambil tindakan agar aktifitas transit batu bara tidak dilakukan diareal teluk Desa Sinaka dikarenakan areal tersebut merupakan lokasi aktfitas masyarakat nelayan.

Rahmat juga mengaku masyarakat belum pernah mendapatkan kompensasi akibat pencemaran yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. (Nobel).


Tag :Warga Desa Sinaka Keluhkan Limbah Batu Bara  

lihat : 513