KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI

MUSARA KASIMAERU

HOME DAERAH Pertanian

  • 03-April-2017
  •  
  • 21:53:27
  •  

PETANI KELADI HARAPKAN TEMPAT MEMASARKAN HASIL PANEN

MC Mentawai– Hasil produksi banyak, namun daya beli rendah. Itulah keluhan Asrina seorang petani keladi asal Desa Tuapejat Kecamatan Sipora Utara. Hasil panen berlimpah namun sulit dijualnya dikarenakan tidak ada tempat memasarkannya.  Dirinya menjual hasil panen keladi hampir setiap denga harga Rp. 15.000 per ikat.

“hasil panen keladi saya jual hanya dikawasan Tuapejat saja. Itupun yang terjual  paling banyak 4 ikat saja perharinya dengan harga Rp.15.000 per ikatnya. Namun kalau ada kapal masuk, keladi saya bisa terjual sampai 8 ikat” katanya saat disambangi di rumahnya di Desa Tuapejat Senin, (3/3/2017).

Lebih lanjut ia mengatakan, supaya hasil panen keladinya tidak terbuang begitu saja, hasil panen tersebut selain dijadikan sebagai makanan tambahan keluarganya, terkadang juga dijadikan sebagai makanan ternak babi miliknya.

“supaya keladi saya tidak mubazir saya jadikan sebagai makanan ternak saya” tuturnya.

Untuk itu, dirinya berharap Pemerintah bisa membentuk atau membuat koperasi yang siap menampung hasil panen petani keladi atau hasil pertanian lainnya. Sehingga kedepannya tidak ada kendala pemasaran hasil pertanian yang ada di Bumi Sikerei.

“dengan hasil panen saya ini, jika ada yang mau membuat produksi khas Mentawai tentu ini sangat berpeluang. Para penampung itu bisa mengumpulkan hasil produksi pertanian dan membuat produk khas Bumi Sikerei” pungkasnya. (Nobel)


Tag :Petani Keladi Harapkan Tempat Memasarkan Hasil Panen  

lihat : 53